Klik dan tayangan tidak valid
Penayang dilarang mengeklik iklan mereka sendiri atau menggunakan
cara apa pun untuk memalsukan peningkatan tayangan dan/atau klik,
termasuk dengan metode manual. Dilarang menguji iklan Anda sendiri
dengan cara mengekliknya.
Google menangani aktivitas tidak valid dengan sangat serius,
menganalisis semua klik dan tayangan agar dapat menentukan kesesuaiannya
dengan pola penggunaan yang dapat memalsukan peningkatan biaya
pengiklan atau penghasilan penayang. Jika kami menilai bahwa salah satu
akun AdMob dapat berisiko bagi pengiklan, kami akan menonaktifkan akun
tersebut untuk melindungi kepentingan pengiklan.
Harap perhatikan bahwa Anda dilarang mengeklik iklan Anda sendiri dengan alasan apa pun.
Penayang yang dinonaktifkan karena aktivitas tidak valid atau
melanggar kebijakan kami mungkin tidak diperbolehkan untuk
berpartisipasi lebih lanjut dalam solusi monetisasi penayang Google
lainnya. Ini berarti bahwa, misalnya, jika penayang memiliki akun AdMob
yang dinonaktifkan karena aktivitas tidak valid atau pelanggaran
kebijakan, mereka tidak akan dapat menggunakan AdSense untuk
memonetisasi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, penayang ini tidak boleh
membuka akun baru.
Jika penayang membuka akun tambahan, akun akan ditandai sebagai duplikat, lalu satu atau kedua akun tersebut akan dinonaktifkan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai aktivitas tidak valid, harap kunjungi
Pusat Sumber Daya Kualitas Lalu Lintas Iklan.
Penempatan iklan
Penayang disarankan untuk bereksperimen dengan berbagai jenis
penempatan dan format iklan, namun harus mematuhi kebijakan penempatan
iklan berikut.
Jumlah iklan per laman
Jumlah iklan pada satu layar tidak boleh lebih dari satu bila iklan
diposisikan secara tetap pada bagian atas atau bagian bawah layar. Jika
laman digulir, hanya satu iklan yang boleh terlihat di layar pada saat
itu, dan, menurut kebijakan program AdSense, penayang tidak boleh
menempatkan lebih dari 3 unit iklan pada satu laman penuh.
Kebijakan penerapan
Selain kebijakan penempatan iklan AdSense, penayang AdMob harus mematuhi kebijakan penerapan khusus aplikasi berikut:
- Iklan tidak boleh ditempatkan sangat dekat atau di bawah tombol
atau objek lain yang memungkinkan pengguna tidak sengaja mengeklik saat
berinteraksi dengan aplikasi Anda.
- Iklan tidak boleh ditempatkan di lokasi yang menutupi atau
menyembunyikan area yang ingin dilihat pengguna selama interaksi biasa.
Iklan tidak boleh ditempatkan di area yang akan diklik secara acak oleh
pengguna atau tersentuh jari pengguna di layar.
- Iklan tidak boleh ditempatkan pada layar 'buntu'. Harus disediakan
cara untuk keluar dari layar tanpa mengeklik iklan (misalnya, tombol
'kembali' atau 'menu'). Jika tidak, pengguna harus diberitahu dulu bahwa
tombol beranda merupakan cara untuk keluar dari aplikasi tersebut.
Iklan dalam aplikasi
Aplikasi hanya boleh menggunakan SDK untuk meminta iklan.
Pengecualian terhadap kebijakan AdSense
Pada prinsipnya, semua penayang AdMob harus mengikuti kebijakan
program online kami, namun ada kebijakan tertentu yang berbeda antara
AdSense dan AdMob. Silakan lihat pengecualian berikut ini.
Penempatan iklan
Kami tidak lagi mengizinkan iklan AdSense tradisional di aplikasi
seluler, dan sebagai gantinya mengharuskan penayang yang ingin
memonetisasi aplikasi mereka untuk menggunakan SDK AdMob.
Perilaku iklan
AdMob memiliki fungsi penyegaran iklan yang dapat digunakan oleh
aplikasi seluler yang menggunakan SDK Iklan Seluler Google. Rasio
penyegaran tidak boleh ditetapkan ke nilai di luar rentang yang
ditetapkan di SDK.
Tombol +1
- Penayang tidak boleh menjual atau mentransmisikan data apa pun
kepada orang lain yang terkait dengan aktivitas penggunaan tombol Google
+1 (atau yang serupa) ("tombol +1") oleh pengguna. Larangan ini
mencakup, namun tidak terbatas pada, setiap penggunaan piksel, cookie,
atau metode lain untuk mengenali klik pengguna tersebut pada tombol +1,
yang datanya kemudian diungkapkan, dijual, atau dibagikan dengan pihak
lain.
- Penayang tidak boleh mencoba menggali identitas pengguna tombol +1
kecuali atas persetujuan pengguna penayang untuk membagikan
identitasnya dengan penayang melalui prosedur otorisasi AdMob yang telah
disetujui. Larangan ini mencakup pengidentifikasian pengguna tersebut
dengan mengaitkan data pelaporan tombol +1 dari AdMob dengan data
penayang.
Sub-sindikasi dan mediasi jaringan iklan
Penayang tidak boleh memasuki hubungan sub-sindikasi (yaitu, Google
harus memiliki hubungan langsung dengan penayang, bukan melalui pihak
perantara).
Pembagian informasi yang dibatasi
- Metrik: Penayang tidak boleh berbagi akses ke
konsol pelaporan AdMob (kecuali sebelumnya telah mendapatkan persetujuan
tertulis dari AdMob tentang metrik yang akan dibagi).
- Kode: Penayang tidak boleh berbagi kode sumber SDK Google atau kode SDK Google yang tidak dikompilasi dengan pihak ketiga mana pun.
Layanan mediasi jaringan AdMob ditujukan untuk mengaktifkan akses
bagi permintaan pengiklan pihak pertama dalam jaringan iklan pihak
ketiga yang berpartisipasi (dan bukan untuk permintaan dari penukaran,
mediator, atau pengoptimal). Pelaporan dalam AdMob untuk iklan yang
ditayangkan melalui fitur mediasi jaringan AdMob mungkin berbeda dari
pelaporan oleh jaringan iklan pihak ketiga. AdMob tidak memiliki
tanggung jawab terhadap perbedaan dalam pelaporan, atau terhadap
kinerja, hasil perangkat lunak, atau jaringan iklan pihak ketiga.
Hal-hal berikut berlaku untuk fitur mediasi jaringan AdMob dan mediasi
jaringan pihak ketiga yang mungkin digunakan oleh penayang:
- Penayang akan mematuhi setiap pedoman penerapan dan teknis tambahan seperti yang mungkin disediakan oleh AdMob;
- Setelah panggilan iklan AdMob dilakukan, pihak ketiga tidak boleh memengaruhi atau mengubah penayangan atau penampilan iklan;
- Bagi hasil akan dibayarkan hanya kepada penayang; dan
- AdMob tidak diwajibkan untuk memberikan dukungan kepada, menjamin
kompatibilitas dengan, atau mendiskusikan penyelesaian perbedaan dengan
pihak ketiga mana pun.
Fitur beta
Beberapa fitur dapat diidentifikasi sebagai “beta” atau tidak
didukung (“fitur beta”). Penayang tidak boleh mengungkapkan informasi
apa pun kepada pihak ketiga mana pun mengenai fitur beta, keberadaan
fitur beta non-publik, atau akses ke fitur beta.
Penayang yang menggunakan promosi aplikasi AdMob dan fitur iklan
internal harus memastikan bahwa iklan yang mereka tayangkan melalui
fitur tersebut mematuhi
kebijakan periklanan AdWords.
Terakhir diperbarui: 4 Juni 2014
sumber : Google Adsense
Komentar
Posting Komentar