Cara Membangun Website Yang Lebih Baik di 2014
Menjadi Pemilik Website bisa menjadi pekerjaan yang tidak mudah dan membutuhkan waktu tentunya. Membuat konten website selalu update, moderasi terhadap komen yang masuk, menangani design yang butuh update dan memantau performa dari website bisa memakan waktu yang lumayan tentunya. Tapi semua itu akan terbayar lunas ketika Goal dari website yang kamu pegang tercapai, entah itu berupa pengunjung yang banyak, datang order, pesan jasa dst.
Tahun 2014 baru saja dimulai, sekarang saatnya mengatur strategi ulang agar website yang kamu miliki atau kelola bisa mengikuti kebutuhan dari pengunjung. Kita tahu sekarang ini pengunjung sangat mobile ya, mencari informasi atau browsing dari Laptop, Tablet dan smartphone. Kita sebagai Pemilik Website harus menangkap kesempatan agar mudah dicari saat pelanggan membutuhkan jasa atau produk kita.
Responsive Design
Jika kamu belum pernah dengar teknologi Responsive Design, ini hanya masalah waktu suatu saat pasti kamu akan mendengarnya juga. Responsive design adalah teknologi yang memungkinkan suatu website bisa diakses dari semua device seperti Laptop, Tablet, Smartphone, big screen atau sebuah konsol game. Untuk pemilik website atau pemilik bisnis trend menggunakan responsive design ini bukan hanya sebuah trend tapi suatu keharusan jika kamu ingin memudahkan pengunjung melihat informasi yang kamu tawarkan.Pelanggan sekarang ini sangat mobile, browsing menggunakan laptop/desktop saat di kantor dan akses internet menggunakan tablet atau smartphone saat dijalan atau dirumah. Pelanggan mengharapkan website menampilkan informasi yang mudah dibaca atau dinikmati saat menggunakan berbagai macam device ini. Jika websitemu tidak bisa memenuhi keinginan pelanggan yang bervariasi seperti sekarang ini, bisa dipastikan kamu akan kehilangan pengunjung yang menggunakan tablet atau smartphone.
Karena alasan inilah membangun website yang responsive menjadi suatu keharusan ditahun 2014 ini. Menggunakan layout yang fleksibel dan CSS grid system, media queries. Sekarang ini banyak tools untuk merubah website biasa menjadi responsive dan bisa diakses dari semua device.
Kegunaan Website adalah Prioritas
Responsive Design hanya salah satu bagian dari trend yang berkembang didunia web design. Sebelumnya pengembangan website fokus pada loading times, grafis, SEO, mengubah design mengikuti trend dan yang gak kalah penting mengikuti algoritma dari Google yang sering update.Nah sekarang yang lebih dibutuhkan oleh pelanggan adalah Usability atau Kegunaan Website. Pengunjung dewasa ini menginginkan website yang mudah digunakan, mudah mendapatkan informasi yang diinginkan dan mudah menggunakan navigasi website. Jika kamu bisa memenuhi ini maka Pelanggan akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat mengunjungi websitemu dan akan menimbulkan persepsi yang lebih baik terhadap jasa atau produk yang ditawarkan.
Konsep Usability atau kegunaan Website ini sangat luas ya, berikut ini kami tuliskan yang sederhana dan mudah dipahami.
- Membuat Navigasi Website, Informasi Penting, Sign Up atau Subscribe button jelas dan sebisa mungkin terlihat oleh Pelanggan.
- Menggunakan font dengan ukuran besar dan typography yang menarik untuk menyampaikan pesan tanpa loading yang lama.
- Jangan takut menggunakan white space dalam design. Ini membuat Pengunjung menjadi fokus kepada pesan utama yang ingin disampaikan.
- Menambahkan button share to Social Media, untuk menambah pengunjung website dari Social Media seperti Facebook, Twitter, Google+ dll.
Optimalkan Website
Komponen terbesar dari kegunaan adalah kecepatan akses. Website yang efektif akan memenuhi harapan Pelanggan dengan loading yang tidak terlalu lama. Memang sekarang ini kecepatan internet di Indonesia terus berkembang walaupun masih banyak kekurangan disana sini :D. Tapi memberikan website yang cepat diakses bagi pelanggan gak ada salahnya, ini malah memberikan nilai plus buat kamu.Tambahan tips untuk mengoptimalkan websitemu agar lebih baik adalah dengan cara berikut ini.
- Menggunakan gambar sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan, misalkan gambar untuk artikel yang dibutuhkan berukuran 600×400 maka upload dengan ukuran itu. Memang sekarang ada tool automatic re-size tapi ini akan memakan waktu beberapa detik waktu loading dibanding menampilkan gambar dengan ukuran yang dibutuhkan.
- Photo atau gambar apapun yang detail harus di upload dengan format JPEG, agar tampilan yang dihasilkan menjadi optimal di browser.
- Grafis yang plain dan berukuran besar sebaiknya diupload dalam format GIF.
- Gunakan CSS untuk mengatur height dan width dari gambar yang akan ditampilkan, ini dimaksudkan agar laman menampilkan sesuai yg diset di CSS dan tidak menampilkan size yang ternyata lebih besar dari yang di set di CSS.
Sumber: KongCreate


Komentar
Posting Komentar